WhatsApp Icon

Hari Perumahan Nasional 2025: Digitalisasi Perumahan dan Peran BAZNAS Kota Banjar dalam Program Rumah Layak Huni

20/08/2025  |  Penulis: Humas - SDM

Bagikan:URL telah tercopy
Hari Perumahan Nasional 2025: Digitalisasi Perumahan dan Peran BAZNAS Kota Banjar dalam Program Rumah Layak Huni

#BAZNAS #KOTABANJAR #zakat #manfaatzakat

Hari Perumahan Nasional 2025: Digitalisasi Perumahan dan Peran BAZNAS Kota Banjar dalam Program Rumah Layak Huni

Pekanbaru – Setiap tanggal 25 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas). Peringatan ini merupakan momentum penting untuk mengingatkan bahwa rumah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan fondasi peradaban dan jati diri bangsa.

Sejarah Hari Perumahan Nasional

Hari Perumahan Nasional bermula dari Kongres Perumahan Rakyat Sehat yang diselenggarakan pada 25–30 Agustus 1950. Kongres ini dibuka oleh Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta, yang menegaskan bahwa penyediaan rumah layak bagi rakyat bukanlah hal mustahil, asalkan dilakukan dengan kerja keras dan penuh kesungguhan.

Momentum bersejarah tersebut kemudian diteguhkan melalui Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 46/KPTS/2008, yang menetapkan 25 Agustus sebagai Hari Perumahan Nasional. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran seluruh stakeholder bahwa rumah memiliki fungsi vital bagi kehidupan, mulai dari tempat tumbuhnya keluarga hingga sebagai cikal bakal lahirnya peradaban bangsa.

Tema Hari Perumahan Nasional 2024: Digitalisasi Perumahan

Memasuki tahun 2024, peringatan Hari Perumahan Nasional ke-16 mengusung tema “Digitalisasi Perumahan.” Menurut Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, tema ini dirancang untuk mendorong efisiensi penyelenggaraan perumahan dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Digitalisasi perumahan diharapkan mampu:

  • Menyatukan berbagai proses bisnis penyediaan perumahan dalam satu platform digital.

  • Mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan perumahan.

  • Mengakomodasi ide-ide inovatif untuk penyediaan hunian layak di masa depan.

Selain itu, dalam dua tahun terakhir, peringatan Hapernas juga senantiasa menekankan pentingnya kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah, swasta, lembaga sosial, hingga masyarakat luas menjadi kunci dalam menghadirkan solusi perumahan yang berkelanjutan.

Digitalisasi untuk Pemetaan Perumahan yang Lebih Akurat

Salah satu aspek penting dari digitalisasi perumahan adalah pemetaan data berbasis geospasial. Melalui data digital yang lebih akurat, pemerintah dapat mengetahui:

  • Kondisi rumah tidak layak huni (RTLH).

  • Sebaran backlog perumahan.

  • Kebutuhan riil masyarakat terhadap hunian layak.

Dengan data yang transparan dan akuntabel, kebijakan pembangunan perumahan dapat lebih tepat sasaran, sehingga mampu menjawab tantangan backlog perumahan yang masih menjadi persoalan nasional.

Peran BAZNAS Kota Banjar dalam Mendukung Hunian Layak

Selain pemerintah, lembaga sosial seperti BAZNAS Kota Banjar juga mengambil peran strategis dalam mendukung kebutuhan perumahan masyarakat. BAZNAS Kota Banjar secara rutin menyalurkan program Rumah Layak Huni BAZNAS bagi keluarga dhuafa yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS bukan hanya memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan sehat, tetapi juga meningkatkan martabat serta kualitas hidup penerimanya. Rumah yang layak menjadi pondasi agar keluarga dapat tumbuh dengan lebih baik, anak-anak bisa belajar dengan tenang, dan masyarakat terbebas dari risiko kesehatan akibat hunian yang tidak memenuhi standar.

Rumah Layak Huni BAZNAS: Sinergi untuk Kesejahteraan

Program rumah layak huni ini juga menjadi bukti bahwa BAZNAS Kota Banjar turut berkontribusi dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan perumahan yang adil dan merata. Kolaborasi ini sejalan dengan semangat Hari Perumahan Nasional 2024, di mana digitalisasi, inovasi, dan gotong royong harus berjalan beriringan.

Tidak hanya sebatas pembangunan fisik, program rumah layak huni juga memiliki nilai sosial dan spiritual. Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS dialokasikan untuk membantu mereka yang membutuhkan, termasuk dalam aspek penyediaan hunian. Hal ini menunjukkan bagaimana potensi zakat dapat menjadi solusi konkret dalam mendukung pembangunan perumahan rakyat.

Digitalisasi Perumahan dan Kolaborasi Lintas Pihak

Digitalisasi dalam bidang perumahan tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan berbagai pihak. Pemerintah perlu bersinergi dengan:

  • Lembaga sosial seperti BAZNAS Kota Banjar yang fokus membantu masyarakat dhuafa.

  • Swasta dan pengembang perumahan yang menghadirkan hunian terjangkau.

  • Akademisi dan komunitas yang menyediakan ide serta inovasi.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem perumahan yang tidak hanya modern dan efisien, tetapi juga adil dan berpihak kepada masyarakat kurang mampu.

Kesimpulan

Hari Perumahan Nasional 2024 dengan tema Digitalisasi Perumahan menjadi pengingat bahwa penyediaan hunian layak adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah menghadirkan regulasi dan sistem digital, sementara lembaga seperti BAZNAS Kota Banjar rutin menjalankan program Rumah Layak Huni BAZNAS untuk masyarakat dhuafa.

Kolaborasi antara digitalisasi, kebijakan yang tepat, dan aksi nyata lembaga sosial akan mempercepat terwujudnya perumahan layak bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan begitu, cita-cita yang pernah disampaikan oleh Mohammad Hatta sejak tahun 1950, bahwa rumah rakyat adalah fondasi peradaban, dapat diwujudkan secara nyata.

Mari bersama-sama wujudkan rumah layak bagi keluarga dhuafa melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS Kota Banjar.
Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Banjar agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaat hunian yang aman, sehat, dan bermartabat.

Tunaikan zakat sekarang, wujudkan hunian layak untuk masa depan yang lebih baik!

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat